Selasa, 09 Oktober 2018

Bob Sadino


Bob Sadino
Terlahir di Lampung, 9 Maret 1939, mendiang pengusaha dengan nama lengkap Bambang Mustari Sadino ini termasuk salah satu pengusaha sukses yang sempat mengalami jatuh-bangun sebelum akhirnya menorehkan kesuksesan besar. Setelah sekitar sembilan tahun menjadi pegawai, Bob memutuskan untuk berhenti dan banting setir menjadi pengusaha.

Usaha pertama yang dirintisnya adalah bisnis penyewaan mobil, dengan hanya bermodalkan satu mobil Mercedes dan ia supiri sendiri. Namun karena musibah kecelakaan yang menimpanya saat mengemudikan mobil yang disewakannya itu, bisnis itupun berhenti di tengah jalan. Tidak putus semangat, ia kemudian beralih profesi sebagai buruh bangunan yang dibayar dengan upah harian.

Saat menjadi kuli tersebut, ia melihat adanya peluang bisnis yang lain, bisnis ternak ayam dan telur ayam negeri. Dengan modal pinjaman tetangganya, akhirnya Bob mulai menjalankan bisnis tersebut. Awalnya, Bob menawarkan sendiri dagangannya dari rumah ke rumah di wilayah sekitar tempat tinggalnya, terutama kepada para ekspatriat, di bilangan Kemang, Jakarta Selatan.

Bisnis telurnya tersebut akhirnya berbuah manis dan ia mengembangkan sayap dengan menjual daging dan sayuran hidoponik. Berkat keuletannya, bisnis tersebut sukses dan ia pun mendirikan Kem-Chicks, supermarket ternama yang menjual berbagai macam produk peternakan dan pertanian. Meski sudah sukses, ia tetap tampil sederhana dan kerap kali melayani sendiri para pelanggannya seperti keluarganya sendiri.

Rabu, 19 September 2018

Apakah anda layak menjadi pemenang



Cara mengetahuinya adalah sangat mudah. Jika Anda seorang yang sanggup berjuang dan mengatasi segala halangan dan rintangan, serta terus berjuang sampai hasil yang diinginkan tercapai, maka Anda layak mendapatkan kemenangan. Bukan hanya itu, orang yang layak meraih kemenangan adalah mereka yang selalu memperbaiki diri dan berusaha menjadi yang terbaik. Jika tidak, meski dia sudah berjuang, maka akan kalah dan tersisih oleh orang lain yang lebih baik darinya.
Yang namanya kemenangan, hanya bisa diraih jika kita menjadi yang terbaik diantara lawan-lawan kita. Juara hanya untuk yang terbaik. Jika Anda belum menang atau belum juga menjadi juara, artinya Anda belum melakukan yang terbaik. Artinya ada orang lain yang lebih baik dari Anda.
Saat Anda mengatakan “Saya sudah berusaha” kemudian diam tidak berusaha lagi, Anda tidak layak menjadi seorang pemenangan. Kemenangan hanya bisa diraih jika kita terus berusaha memberikan yang terbaik dalam setiap aktivitas kita dan terus memperbaiki kualitas diri sebagaimana lawan-lawan yang terus meningkatkan kualitas diri mereka. Jika mereka terus mempebaiki diri dan Anda tidak, mengapa berharap menang?
Lawan Pertama Yang Harus Anda Kalahkan
Untuk menjadi pemenang atau juara, maka lawan pertama yang harus Anda kalahkan adalah diri Anda sendiri. Tanpa mampu mengalahkan diri sendiri, Anda tidak akan mempu mengalahkan orang lain. Ciri orang yang kalah oleh diri sendiri adalah mereka yang malas, selalu beralasan, selalu menyalahkan orang lain, selalu melakukan pembenaran diri atas kesalahannya, pesimis, dan mudah menyerah.
Anda harus mengalahkan ego-ego (hawa nafsu) yang ada pada diri Anda yang selalu menghentikan Anda untuk berusaha. Jika Anda malas belajar dan berlatih, maka Anda tidak akan pernah menjadi lebih baik. Anda harus mengalahkan rasa malas itu.
Anda harus mengalahkan pesimis sebab tidak  akan meraih kemenangan tanpa optimisme.
Jika Anda selalu menyalahkan orang lain, beralasan, dan melakukan pembenaran diri, maka Anda tidak akan pernah memperbaiki diri. Jadi, kalahkan semua itu. Ini adalah langkah awal menuju kemenangan.


Jumat, 10 Agustus 2018

Mungkin ini rahasia sukses Bang Sandi !!

gambar dari dream

Mungkin ini rahasia sukses Bang Sandi !!

Saya pertama kali mendengar Nama Sandiaga Uno sekitar tahun 2004, ada  saudara istri  yang bekerja di  perusahaan milik bang Sandi,  ketika menyebut Nama akhir Uno, saya langsung kepikiran  Mien UNO  sang ibu dari bang Sandi, saudara saya bercerita tentang banyak perusaahan milik bang Sandi.

Tahun 2009 Tanpa sengaja saya ikut dalam sebuah  seminar bisnis,  yang saya ingat beliau membuka speech di awali dengan bismillah kemudian sedikit cerita sukses, baru beliau ucapkan Assalamualaikum, Pesan beliau, harus  punya keberanian, optimisme dalam memandang masa depan, bangun jaringan atau hubungan dengan siapa saja dan harus punya target, (aga-aga lupa cerita utuhnya).  ohh ini pengusaha muda yang di ceritakan saudara saya,  pertemuan kedua dengan beliau di salah satu event akbar  tahun 2016 di kediaman rumah ustadz di Jakarta Selatan.

Pagi tadi dapat BC di Grup WA, tentang kebiasaan ibadah beliau, (Diambil dari tulisan mas saptuari )

Aku ingat Januari lalu, kami rapat kecil dengan Mas Sandi di Eksekutif Lounge Bandara Adi Sucipto sehabis dia ngisi seminar di UGM, makanan dan minuman terhidang di meja, kami berebutan mengambilnya, Mas Sandi tidak menyentuhnya karena sedang puasa.

“Mas... Apa yang bikin Mas Sandi tetap konsisten dalam ibadah mas? Dirimu dah super saksess, tapi aku pernah baca puasa Daud masih rutin mas Sandi lakukan, Sholat Dhuha juga gak pernah putus... Maluuuu aku mas kalo lihat ibadahmu, kok bisa dirimu seperti itu” kataku penuh tanya.
Mas Sandi tersenyum, kepala plontosnya oleh-oleh umroh tampak lucu malam itu.
“jadi begini, ibadah itu kalo sudah rutin kita lakukan bukan lagi menjadi sebuah kewajiban tapi menjadi sebuah kebutuhan.
Jadi kalo aku gak sholat dhuha aja sekali, tiba-tiba ada sesuatu yang hilang. Aneh rasanya... walaupun itu Sunnah jadi terasa wajib.
Dan aku ngerasain sekali hikmahnya, sudah 7-8 tahun ini aku rutin aku lakukan, rejeki itu seperti gak aku cari, semua datang sendiri.. seperti dianter rejeki itu” Mas Sandi mulai bercerita.
“Dhuha mu berapa rakaat mas?” tanyaku lagi
“delapan Insya Allah..” Jawab Mas Sandi singkat.
“aku juga sering banget merasa diselamatkan oleh Allah dengan banyak kejadian-kejadian yang tidak berhasil aku dapatkan.

Dulu aku pernah dicalonin jadi bendahara Partai Demokrat lho, waah kalo sampai kejadian maluuu wajah kita sekarang muncul di koran-koran, pasti ikut keseret-seret yang begituan! Hehehe... “ lanjut Mas Sandi.
“Jadi benar itu, sesuatu yang kita anggap baik buat kita, belum tentu baik di mata Allah! Dan aku banyaaak banget ngalami, sehingga aku merasa justru aku diselamatkan oleh Allah ketika aku tidak mendapatkannya...”
Kami manggut-manggut mendengarnya...
Aaah… Aku yang paling terpana, ternyata Jakarta tidak mengambil Tuhannya... Mas Sandi membuktikan istiqomah di jalur hidupnya.., aku terlalu naif memvonis Jakarta.
Aku masih menggenggam kacang goreng ketika dari balik jendela lounge kulihat Jet pribadi membawa Mas Sandi take off pulang ke Jakarta.
Pantaslah Beliau Menjadi Pengusaha Sukses.

Pantaslah Beliau Dikejar Kejar Rezeki Karena ternyata beliau memiliki MAGNET REZEKI.

Minggu, 05 Agustus 2018

Bersabarlah Nak


Bersabarlah Nak
Bersabarlah nak, itu yang keluar dari perkataan ku, ketika anakku merasa ga nyaman di pondok, adakah faktor yang  membuat ia tidak nyaman, ya banyaknya materi baru di pondok yang mebuat itu tidak nyaman, sekali lagi saya hanya bilang, bersabarlah, karena di tempat manapun enggakau akan temukan hal ini.
Bersabarlah nak..  
Karna kau tak akan pernah tau sebesar mana luka yang kau toreh dihati ini, ketika   enggau terus menggerutu..
Bersabarlah nak..
Karna kau nanti akan merasakan hasilnya nanti
Bersabarlah nak...
Karena orang sabar itu disayang tuhan
Bersabarlah nak..
Karena esok lusa jika kau sabar buahnya akan sangat manis kau dapatkan
Karna jika kau tak bisa sabar
Banyak hati yang kan terluka
Banyak hati yang kan kecewa
Banyak hati yang kan meninggalkanmu
Bersabarlah...
Bersabarlah.. Dan jika kau tak bisa bersabar, pergilah engkau berwudhu

Sabtu, 28 Juli 2018

dunia oh dunia


Dunia oh dunia !
Dari casing luar, kelihatan bahagia, aman sentosa,  bisnisnya, lancar jaya,  Keuntungannya, mengalir sederas seperti aliran sungai dari pegunungan, memang demikianlah, orang-orang melihat tampilan zahir orang lain. Apa yang nampak di depan, itulah yang menjadi penilaian, kata orang keluarga tetangga lebih orange di banding keluarga sendiri,  ada juga yang bilang rumput tetangga lebih hijau di banding rumput sendiri,  padal belum tentu,  hatinya gersang, jiwanya kerontang, rohaninya kosong.

Begitulah penampilan, terkadang menipu, semua serba fatamorgana, itulah dunia, masihkah kita mengejar dunia, padahal berapa banyak dari teman kita yang mendahului kita.


Senin, 02 Juli 2018

Pengumuman Berita duka cita

Berita Duka Cita Telah  Meninggal Dunia
Innalillahi wa'innailaihi roji'un

Telah berpulang ke Rahmatullah, Bpk / Ibu ..........bin/binti....................:

(usia .,,,,, tahun)
pada:
Hari/Tanggal : ...../dd mm yy
Pukul : hh.mm WIB
Tempat : Rumah Sakit ..................



Alamat rumah duka:
Jalan .................

Jenazah akan disolatkan pada hari.....,tanggal bulan tahun, pukul 10.00 dan akan makam di


Kami himbau kepada handai taulan, kerabat serta jamaah, marilah kita ringankan beban keluarga shoibul musibah dengan berfardu kifayah melayat serta Mendokan jenazah semoga amal ibadahnya diterima disisi Allah SWT, dilapangkan dan diterangi kuburnya, dan segala kekhilafan jenazah rohimahullah, diampuni Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, kesabaran dalam musibah ini, Amin Ya Roball alamin

Demikian berita duka cita ini kami sampaikan, mohon maaf jika dalam penyampaian berita duka cita ini ada kesalahan serta kekeliruan..

Pengirim berita..bapak....

Wabilallahi Taufik walhiday..wasalam mualaikum wr wb

Kamis, 21 Juni 2018

Jilbab Syar'i dulu juga di fitnah !


Jilbab Syar'i dulu juga di fitnah !

Kebetulan lagi bawa mc, event di mall daerah jakarta selatan, di hari keempat ada salah satu artis era tahun 80 yang di undang menjadi peserta pameran, dan si artis membawa baju muslim hasil rancangannya untuk diperagakan di atas panggung, saya lihat rancangan bajunya, banyak yang bermodel jilbab syar'i. Jadi pengen nulis tentang jilbab besar alias jilbab syar'i, jilbab yg menjulur hingga menutupi tubuh, biasanya bagi wanita yang baru saja melangkah menuju hidayah, mengawali dari kerudung kemudian jilbab gaul, jilbab syar'i hingga ada juga yg memutuskan untuk bercadar.

Di era tahun 80an. Jilbab syar'i masih menjadi momok bagi wanita muslim, bahkan juga pemerintah, begitu besar fitnah jilbab syar'i saat itu, saya inget betul fitnah yang dihembuskan saat saya masih usia SD, beredar kabar wanita berjilbab besar adalah penyebar racun, wanita berjilbab memasukkan racun ke dalam beras, di warung-warung beras pinggir jalan, melalui selang yang ia pasang di dalam tubuhnya, sebuah fitnah yang cukup besar saat itu.

Tidak sampai di situ fitnah wanita berjilbab, di sekolah, di instansi diskriminasi para muslimah yang berjilbab tidak mendapat ruang, instansi tidak menerima muslimah berjilbab, di sekolah, siswi di disuruh menanggalkan jilbabnya saat foto ijazah, Alhamdulillah pemakaian jilbab kini telah berevolusi. Pemakai jilbab di Indonesia kini tidak seekstrim tahun ‘80-an. Sekarang, siapapun dapat mengenakan jilbab sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Butuh waktu 30 tahun hingga akhir jilbab syar'i bisa dapat ruang diatas panggung dan diterima masyarakat.
Dan saat ini kembali fitnah terjadi terhadap muslimah bercadar, bersabarlah saudariku muslimah bercadar, insyaallah perjuangan mu, saat ini tidak akan sia-sia, di 20 tahun kedepan akan banyak muslimah bercadar di negeri ini...

Foto Irvan Gading.


summer collection