Berita Duka Cita Telah Meninggal Dunia
Innalillahi wa'innailaihi roji'un
Telah berpulang ke Rahmatullah, Bpk / Ibu ..........bin/binti....................:
(usia .,,,,, tahun)
pada:
Hari/Tanggal : ...../dd mm yy
Pukul : hh.mm WIB
Tempat : Rumah Sakit ..................
Alamat rumah duka:
Jalan .................
Jenazah akan disolatkan pada hari.....,tanggal bulan tahun, pukul 10.00 dan akan makam di
Kami himbau kepada handai taulan, kerabat serta jamaah, marilah kita ringankan beban keluarga shoibul musibah dengan berfardu kifayah melayat serta Mendokan jenazah semoga amal ibadahnya diterima disisi Allah SWT, dilapangkan dan diterangi kuburnya, dan segala kekhilafan jenazah rohimahullah, diampuni Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, kesabaran dalam musibah ini, Amin Ya Roball alamin
Demikian berita duka cita ini kami sampaikan, mohon maaf jika dalam penyampaian berita duka cita ini ada kesalahan serta kekeliruan..
Pengirim berita..bapak....
Wabilallahi Taufik walhiday..wasalam mualaikum wr wb
Senin, 02 Juli 2018
Kamis, 21 Juni 2018
Jilbab Syar'i dulu juga di fitnah !
Jilbab Syar'i dulu juga di fitnah !
Kebetulan lagi bawa mc, event di mall daerah jakarta
selatan, di hari keempat ada salah satu artis era tahun 80 yang di undang
menjadi peserta pameran, dan si artis membawa baju muslim hasil rancangannya
untuk diperagakan di atas panggung, saya lihat rancangan bajunya, banyak yang
bermodel jilbab syar'i. Jadi pengen nulis tentang jilbab besar alias jilbab
syar'i, jilbab yg menjulur hingga menutupi tubuh, biasanya bagi wanita yang
baru saja melangkah menuju hidayah, mengawali dari kerudung kemudian jilbab gaul,
jilbab syar'i hingga ada juga yg memutuskan untuk bercadar.
Di era tahun 80an. Jilbab syar'i masih menjadi momok bagi
wanita muslim, bahkan juga pemerintah, begitu besar fitnah jilbab syar'i saat
itu, saya inget betul fitnah yang dihembuskan saat saya masih usia SD, beredar
kabar wanita berjilbab besar adalah penyebar racun, wanita berjilbab memasukkan
racun ke dalam beras, di warung-warung beras pinggir jalan, melalui selang yang
ia pasang di dalam tubuhnya, sebuah fitnah yang cukup besar saat itu.
Tidak sampai di situ fitnah wanita berjilbab, di sekolah, di
instansi diskriminasi para muslimah yang berjilbab tidak mendapat ruang,
instansi tidak menerima muslimah berjilbab, di sekolah, siswi di disuruh
menanggalkan jilbabnya saat foto ijazah, Alhamdulillah pemakaian jilbab kini
telah berevolusi. Pemakai jilbab di Indonesia kini tidak seekstrim tahun
‘80-an. Sekarang, siapapun dapat mengenakan jilbab sesuai dengan kebutuhan
masing-masing.
Butuh waktu 30 tahun hingga akhir jilbab syar'i bisa dapat
ruang diatas panggung dan diterima masyarakat.
Dan saat ini kembali fitnah terjadi terhadap muslimah
bercadar, bersabarlah saudariku muslimah bercadar, insyaallah perjuangan mu,
saat ini tidak akan sia-sia, di 20 tahun kedepan akan banyak muslimah bercadar
di negeri ini...
Foto Irvan Gading.
Minggu, 29 April 2018
Cerita fiksi yang saya alami..
Cerita fiksi yang saya alami..
Ini tentang politik kerajaan negeriku
Maaf Raja Dilan, saya tetap 08, memilih yang mudorot paling
ringan, jika head to head 2019, cerita sedikit, dahalu ketika engkau jadi orang
nomor satu di oslo, saya sempat apresiasi terhadap engkau, dengan program mobil
semea mu, namun ketika pilkada kota Batavia, engkau di dukung oleh kebanyakan
petinggi prajurit keraton yang saya tahu, benci akan Islam, benci akan agama
saya, terbukti realitanya sekarang.
Menjelang pilja 2014 lalu, saya pun berdebat dengan teman
sekelas di SMA, saya beberkan informasi, petinggi prajurit keraton yang benci agama
saya, berada di dalam lingkungan mereka dan hasilnya apa daya, hati tak sampai,
hubungan kami pun retak seperti cangkir termakan usia, membeberkan cerita fiksi
terhadap teman yang berbeda haluan, seperti menawarkan air dingin di musim hujan, padahal fiksi selaras dengan realitas yang
ada, "begitu kata profesor di acara Tv"
Cerita sedikit tentang Saya, saya berprofesi sebagai
management mc, yang pekerjaannya menawarkan jasa mc, moderator, termasuk para
artis, ada mc berbahasa jepang, mc berbahasa mandarin, mc berbahasa korea, untuk berbagai event di berbagai daerah, baik
dalam kota dan luar kota, ada fakta
menyakitkan ketika, event di Kalimantan, 2 tahun yang lalu, saya berjumpa denga
pemandu wisata, duduk bersebelahan dalam 1 pesawat, obrol punya obrolan,
pemandu ini, sedang membawa segerombolan
orang sosialis tirai bambu sebanyak 20 orang, yang akan di datangkan ke hutan-hutan
untuk mencari tambang di pedalaman hutan kalimantan, ternyata kegiatan tersebut
berlangsung setiap minggu, mereka turis tirai bambu ditinggal saja oleh pemandu
itu, fakta kedua ketika saya support
event di Batavia, ada RS besar dari negeri tirai yang ingin membuka cabang di
Batavia, saat itu saya bawa mc berbahasa
mandarin, kebetulan saya jumpa
juga dengan penterjemah acara event itu,
penterjemah becerita tetang beragam proposal dari negeri tirai, proposal tersebut di tujukan ke orang nomor 1
kerajaan ini, salah satu proposal adalah program kredit kecil menengah untuk
tingkat kelurahan, penterjemah ini bilang, tinggal tunggu getok palu saja
program kredit kecil dari negeri tirai akan berjalan, Fakta terakhirnya, event
di gedung bundar, pejabat gedung bundar bilang, bahwa kerajaan kita sedang
berkiblat ke negeri sosialis tirai bambu, maka mau ga mau kita harus mendukung
program kerajaan ini..
Saya tidak benci dengan negeri tirai bambu, saya benci dengan program raja
ini, yang begitu mudah membuka 10 juta lapangan kerja untuk mereka, walaupun
mereka pemodal besar, tetapi engkau Raja Dilan tidak punya marwah terhadap negeri ini, janji-janji mu sebagian
besar ada fiktif, engkau RAJA Dilan hanya mementingkan kepentingan asing, di banding dengan
rakyat negerimu ..
Cerita fiksi yang selaras dengan realitas, bukan cerita
fiktif yang mengandung kebohongan...
Hanya menginformasikan Fakta pribadi
#2019gantiraja
BY Irvan Gading..
Sabtu, 21 April 2018
Kamis, 05 April 2018
Belajar dari Sahabat penjual bensin eceran
Sudah lama saya tidak jumpa dengan sahabat saya, sahabat saya ini berprofesi sebagai penjual bensin eceran, di daerah pejompongan, kemaren (5 april) sepulang saya event Kaskus di kuningan, saya lewat tempat beliau berdagang, pas kebetulan dia sendiri yang menunggu dagangannya, biasanya kalau saya lewat, istrinya yang menunggu, ketika saya tanya sama istrinya, istrinya menjawab "biasa lagi khuruj" (istilah jamaah tabliq), tetapi kali ini beliau sendiri yang menunggu, tanpa fikir panjang, langsung saya belokan kendaraan saya di depan kios kecilnya.
Kenapa saya suka sekali mampir ngobrol dengan sahabat saya ini, sahabat saya ini orang betawi asli, ketika ngobrol, pasti ada aja cerita penuh hikmah dari sahabat saya ini, setelah saling sapa dan bersalaman, saya di persilakan duduk dan di tawarkan minuman, "ente kalau datang pas banget waktu mau sholat" azan asarpun terdengar, kamipun pergi sholat asar berjamaah di musholah terdekat.
Cerita menarik dari teman saya ini, dua tahun lalu, setelah dia pulang khuruj, istrinya kepingin punya rumah sendiri, "rumah emang murah apa ? ada tabungan berapa mau beli rumah, begitu kata sahabat saya, beberapa hari kemudian, sahabat saya dapat broadcast dari WA, di jual rumah 120 juta dekat stasiun depok lama, dia langsung hitung tabungannya, terkumpullah 30 juta rupiah, dia datangi penjual rumah tersebut, saat dia datangi, ada beberapa calon pembeli yang sedang menawar, hingga datang waktu asar, pemilik rumah pergi sholat dekat musholah rumahnya, sahabat sayapun ikut sholat berjamaah dengan pemilik, setelah sholat selesai, langsung ia sapa pemilik, sahabat saya memperkenalkan diri, nama tempat tinggal dan sebagainya, sedikit cuplikan dialog sahabat saya,
S : Pak mau di lepas berapa rumahnya ?
P : 120 Juta
S : Bisa kredit ga pak, saya ada dana 30 juta !
P : Itu ada dua calon pembeli mau beli cash, harga belum cocok saya ga kasih
S: Ya udah deh pak, kalau bapak berubah pikiran ini nomor telp saya.
Tiga hari kemudian sang pemilik menelpon sahabat saya, sahabat saya di suruh datang kerumahnya,
P : Saya sudah lihat FB mas, mas anak 5 yaa, masih ngontak, saya kasihan sama mas, boleh deh mas kredit dengan DP 30 juta, sisahnya mas cicil selama 2 tahun.
Dan Alhahamdulillah cicilan rumah tersebut tinggal 10 bulan lagi, begitu cerita sahabat saya, penjual bensin eceran, dari cerita panjang lebar selama dua jam saya bertemu, ada dua amalan yang ia lakukan, yang pertama ia menjaga sholat lima waktu berjamaah di musholah, yang kedua, ia selalu memuliakan tamu yang datang, dari kopi, es teh manis, hingga ketepok pinggir jalan ia sodorkan untuk tamu yang mampir ketempatnya, ketika pamitpun, ia tuangkan 1 liter bensin ke tanki motor saya, mungkin dua amalan itu yang membuat ia di mudahkan Allah, ketika hendak membeli rumah di daerah Depok.
Semoga Allah berkahi rezeki shabat saya
06 April 2018
Senin, 02 April 2018
Kel Hasan berlibur ke Pulau Pramuka
Minggu, 25 Maret 2018
Menuju Murokaz DQA 2018
Menuju Murokaz DQA Annayiroh 2018
Apa itu Murokaz menurut ustadz , Murokaz itu pemusatan, Kali ini DQA Annayiroh tempat anak saya mondok, mengadakan program Murokaz selama 1 Bulan, tempatnya Villa Vinus mega mendung puncak. Nah program murokaz Al Quran, di Pesantrean DQA adalah program rutin tahunan, apa yang dikerjakan para santri di villa, mereka khusus menambah hapalan yang sudah ada, full tanpa ada pelajaran tambahan, pelajaran tambahan di isi dengan kelas motivasi setiap pagi dari ustadz Hafiz yang di datangkan dari Jakarta.
Murokaz Al-Qur'an yang berarti memfokuskan diri dengan Al-Qur'an ini, terdiri dari beberapa agenda yaitu, 2 kajian, setoran hafalan baru, muroja'ah atau mengulang hafalan, dan tilawah, dengan target minimum 5 juz tilawah, 1/2 juz muroja'ah, dan 1 samapai dengan 60 lembar setoran hafalan baru.
Target-target tersebut cukup memicu semangat para santri, terlebih ada beberapa santri yang sudah hafal hingga 30 Juz, acara ini cukup memicu para santri untuk berlomba saling bersaing.
Semoga Allah beri kemudahan dan kesehatan kepada para santri DQA Annayiroh.
Langganan:
Postingan (Atom)


